Home / MOJOKERTO

Selasa, 11 Maret 2025 - 04:22 WIB

Warga Geruduk Balai Desa Gading Jatirejo, Pertanyakan Tabungan Koperasi Rp1,6 Miliar yang Tak Bisa Ditarik

Mojokerto .Indexberita.com Menjelang Hari Raya Idulfitri, ratusan warga Desa Gading, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, mendatangi kantor kepala desa setempat. Mereka mempertanyakan tabungan koperasi yang selama ini menjadi tempat mereka menyimpan uang melalui layanan simpan pinjam.

Sebanyak 152 orang warga menjadi korban dalam kasus ini. Mereka rutin menabung setiap hari Rabu, namun saat ingin menarik uang menjelang Lebaran, dana tersebut tidak dapat diakses.

Furi, salah satu nasabah koperasi yang juga warga Desa Gading, mengungkapkan kekecewaannya.

“Kami sebagai nasabah itu menabung setiap hari Rabu. Pegawainya ada tiga orang, yaitu Pak Isnan, Pak Samuji, dan Bu Lilik. Sekarang mau Lebaran, kami ingin mengambil uang, tapi ternyata tidak bisa. Semua nasabah ada 152 orang, dan kami baru mengetahui masalah ini pada 1 Januari 2025. Total dana yang ada sekitar Rp1,6 miliar,” ungkapnya.

READ  Perhutani Mojokerto Tingkatkan Sinergi, Administratur Sambangi Polres Lamongan

Hal serupa dirasakan oleh Siti Mar’atus Sholikhah (27), warga Dusun Gading, Desa Gading. Ia sudah menjadi nasabah koperasi sejak 2018 dan selalu menyetor tabungan setiap pekan tanpa kendala.

READ  PWI Mojokerto  Raya, Siap Berikan Penghargaan untuk 14 Lembaga Berprestasi di PWI Award 2025

“Saya nabung seminggu sekali karena saya pegang uang orang. Setiap hari Rabu saya setor dan tidak pernah telat. Kalau sewaktu-waktu butuh, uang selalu bisa diambil. Tapi sejak November 2024, saat saya minta tarik dana, sudah tidak bisa. Nama koperasinya PPSP,” ujarnya.

Sementara itu, Arif Sugeng Winarko, kuasa hukum pengurus koperasi, menyebut bahwa pihaknya telah menerima laporan dari sejumlah warga. Ia juga sudah mengajukan persoalan ini ke Dinas Koperasi Mojokerto, namun hingga kini belum ada tanggapan.

“Kami sudah bertemu dengan kuasa hukum lain dan mengecek dokumen. Ada 11 orang yang telah memberikan tanda tangan kuasa. Kesimpulannya, warga kemungkinan besar akan melapor ke polisi. Berdasarkan informasi dari klien kami, permasalahan ini mengarah ke Pak Isnan, yang diketahui bertugas sebagai admin koperasi,” jelasnya.

READ  RSUD Prof. Dr. Sukandar Luncurkan Pusaka Sukandar, Pusat Keselamatan dan Kegawatdaruratan

Hingga berita ini ditulis, belum ada kejelasan mengenai keberadaan dana nasabah dan tanggapan dari pihak koperasi serta dinas terkait. Warga berharap ada penyelesaian segera, mengingat dana yang mereka simpan sangat dibutuhkan menjelang Lebaran.(Syim)

 

 

Share :

Baca Juga

MOJOKERTO

Kapolres Pimpin Latkapuan Dalmas, Pastikan Kesiap Siagaan Anggota dilapangan*

MOJOKERTO

Kalapas Mojokerto Pimpin Patroli Sahur dan Tinjau Pemberian Makanan Warga Binaan*

MOJOKERTO

Peringati HUT POMAD ke-78, Perhutani dan Denpomdam V/Brawijaya Tanam 500 Bibit di Bukit Kayoe Putih Mojokerto

MOJOKERTO

lapas mojokerto bersama warga binaan bersihkan lingkungan dan tempat ibadah

MOJOKERTO

Aksi Curanmor Berkedok Daster Terbongkar, Pelaku Dibekuk Satreskrim Mojokerto Kota

MOJOKERTO

Perhutani Bersama Perum Jasa Tirta I Mojokerto Lakukan Uji Lab Kualitas Air

MOJOKERTO

Perhutani Mojokerto Bersama CDK Bojonegoro Gelar Evaluasi RTT

MOJOKERTO

DUKUNG IMPLEMENTASI KUHP NASIONAL, KAKANWIL DITJENPAS JATIM BERSAMA KALAPAS MOJOKERTO TINJAU LOKASI RENCANA BAPAS MOJOKERTO
?>