Home / Politik

Senin, 19 Februari 2024 - 13:46 WIB

Terungkap Dugaan Pelanggaran Pemilu: Caleg Demokrat Laporkan Kasus Desa Temon ke Bawaslu Mojokerto

MOJOKERTO,INDEXBERITA.COM – Dua calon legislatif (Caleg) dari Partai Demokrat di daerah pemilihan III Kabupaten Mojokerto dilaporkan kepada Bawaslu Kabupaten Mojokerto terkait dugaan pelanggaran rekapitulasi di Desa Temon Trowulan Mojokerto. Mereka juga menduga bahwa Kepala Desa Temon terlibat dalam pelanggaran saat proses pencoblosan.

 

Caleg yang terlibat adalah H. Surasa (nomor urut 1 dari Partai Demokrat) dan Ananda Ubaid Sihabudin Argi (nomor urut 3 dari Partai Demokrat), keduanya mewakili kecamatan Trowulan, Sooko, dan Puri Kabupaten Mojokerto.

 

Ananda Ubaid Sihabudin Argi menyatakan bahwa bersama dengan H. Surasa, mereka telah melaporkan dugaan pelanggaran di TPS Desa Temon kepada Bawaslu Kabupaten Mojokerto. Mereka membawa sejumlah bukti terkait dugaan pelanggaran tersebut.

READ  Mbah Jo, Caleg No. 9 Dari PDI Perjuangan Door To Door Sapa Emak-Emak

 

“Kami datang ke kantor Bawaslu Kabupaten Mojokerto dengan H. Surasa dan 3 orang saksi,” ucap Ananda Ubaid Sihabudin Argi saat diwawancarai oleh wartawan di Kantor Bawaslu Kabupaten Mojokerto pada Senin (19/2/2024).

 

Selain itu, Ananda Ubaid mengungkapkan bahwa terdapat 18 TPS di Desa Temon yang diduga kuat melakukan kecurangan secara massal. Hal ini diperkuat oleh pengakuan para pemilih yang mencoblos nomor urut 3 maupun nomor urut 1, namun hasil rekapitulasi tidak mencerminkan jumlah suara yang seharusnya,” jelasnya.

READ  Deklarasi Relawan Jatim: Mendukung Ganjar-Mahfud MD dalam Pemilu 2024 dan Menyoroti Isu Sosial

 

Selain masalah tersebut, terdapat kekurangan surat suara yang sah di TPS Desa Temon, yang menimbulkan kecurigaan bahwa surat suara juga dimanipulasi oleh petugas KPPS setempat.

 

Mengenai peran cawe-cawe (berpihak) Kepala Desa Temon, karena istrinya merupakan pesaing dari salah satu calon legislatif di dapil yang sama, ia turut serta dalam kampanye hingga proses pencoblosan.

 

“Kepala Desa Temon secara aktif turut serta dalam kampanye dan selalu berada di lokasi TPS serta bilik suara saat proses pencoblosan,” tambahnya.

READ  KPU Kabupaten Mojokerto Gelar Sosialisasi RPJPD dan RPJMD dalam Persiapan Pencalonan Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto 2024

 

Ananda Ubaid berharap bahwa Bawaslu akan merespons dan menindaklanjuti laporan mereka. “Kami telah menyampaikan bukti-bukti dan saksi kepada Panwascam maupun Bawaslu Kabupaten Mojokerto,” ungkapnya.

 

Deni Mustofa, S.Pd, Divisi Pencegahan Dumas dan Humas Bawaslu Kabupaten Mojokerto mengonfirmasi adanya laporan terkait dugaan pelanggaran pemilu di Desa Temon. Pihaknya akan melakukan rapat koordinasi untuk menyelidiki jenis pelanggaran yang terjadi.

 

Sementara itu, Kepala Desa Temon, Sunardi, belum dapat memberikan pernyataan karena sedang berada dalam kegiatan di Surabaya . (IB)

Share :

Baca Juga

Politik

IKBAR Berkibar Di Mojoanyar Menyampekan Visi Dan MisiĀ 

Politik

Prabowo Kunjungi Pondok Pesantren Amanatul Ummah: Menggali Inspirasi dari Lembaga Pendidikan Unggulan Indonesia

Politik

Gus Ami Pasang Target Menang Pilbup Mojokerto Pokok,e Menang

Peristiwa

Banjir Di Kemlagi, Pemkab Mojokerto Segera Lakukan Koordinasi Dengan BBWS

Politik

DPRD Kabupaten Mojokerto Gelar Rapat Paripurna Dalam Rangka Penyampaian Rekomendasi terhadap LKPJ Tahun 2021

Politik

Warga Kemlagi Bangkit Dukung Pasangan IKBAR

Politik

Bawaslu Kabupaten Mojokerto Gelar Sosialisasi Pengawasan dan Media Gathering Jelang Pilkada 2024 ,di Hotel Aston

Politik

Bupati Mojokerto Ikfina Fatmawati Resmi Daftar Bakal Calon Bupati Periode 2024-2029 di DPD Perindo
?>