
Foto. Tekan Angka Stunting , Bupati Mojokerto Ajak Siswa SMK Pesantren Terpadu Minum Obat Vitamin
MOJOKERTO .IB Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati mengajak seluruh Siswi SMK Pesantren Terpadu, Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro untuk minum Tablet Tambah Darah (TTD) bersama- sama dalam rangka upaya menekan angka stunting di Kabupaten Mojokerto, Jumat (27/10/2023) pagi di halaman SMK Pesantren Terpadu Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro.
Bupati Ikfina menjelaskan bahwa remaja putri saat ini Indonesia sedang menghadapi masalah stunting, yaitu gagal tumbuh balita dikarenakan sang ibu saat mengandung kekurangan darah yang terjadi sejak ibu remaja yang disebabkan siklus menstruasi.
Untuk menekan angka stunting, maka calon ibu tidak boleh kekurangan darah.
“Saya bersama Kadinkes Kabupaten Mojokerto setiap jumat berkeliling ke SMA untuk bertemu putri- putri calon ibu kedepannya.
Karena saat ini kita harus menekan angka stunting yaitu kondisi gagal tumbuh balita dikarenakan sang ibu saat mengandung kekurangan darah, yang terjadi sejak ibu remaja yang disebabkan siklus menstruasi,” jelas bupati.
Dijelaskan juga oleh Bupati, apa saja makanan yang harus dikonsumsi remaja putri agar dapat memenuhi kebutuhan zat besi supaya tidak kekurangan darah.
“Salah satu sumber makanan yang paling tinggi zat besi, seperti hati ayam/sapi/kambing, yakni 60 mg per 1 ons. Masalahnya, tidak mungkin kita mengonsumsi hati sebanyak itu dalam sehari.
Selain hati yang setara adalah kuning telur, kacang-kacangan dan turunannya seperti tahu, tempe dan kecap. Untuk sayuran yang lebih tinggi dari bayam adalah daun ketela,” jelasnya.
“Kita harus bersyukur telah dilahirkan sebagai perempuan yang dititipkan rahim. Sebagai bentuk rasa syukur kita adalah dengan menjaga tubuh agar tidak sampai kurang darah,” tutup Bupati.















