MOJOKERTO,INDEXBERITA.COM — Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, memimpin acara edukasi dan sosialisasi kesehatan di Balai Desa Kumitir, Kecamatan Jatirejo. Dalam acara bertajuk “Selasa Sehat Turunkan Stunting AKB dan AKI (Sehati)” dan “Selasa Sehat Jaga Lansia Mandiri (Sejoli),” Bupati memberikan perhatian khusus pada penurunan angka stunting serta Angka Kematian Bayi (AKB) dan Angka Kematian Ibu (AKI).
Pukul 08.45 hingga 10.00 WIB, Bupati Fahmawati berfokus memberikan pemahaman kepada kader posyandu, ibu hamil, dan ibu dengan balita. Ia menegaskan pentingnya memberikan makanan berprotein dan zat pembangun untuk mencegah stunting, dengan harapan memiliki generasi cerdas menuju Indonesia emas pada tahun 2045.
“Bersama-sama, kita upayakan agar tidak ada lagi stunting di Indonesia. Setiap makanan harus mengandung protein dan zat pembangun agar balita tumbuh optimal,” ujar Bupati.
Menyoroti dampak stunting pada kecerdasan, Bupati Ikfina menjelaskan bahwa stunting dapat mengakibatkan tingkat kecerdasan 20% di bawah standar. Oleh karena itu, ia mendorong pemberian makanan bergizi seperti telur, daging, ayam, ikan, dan susu pada setiap makanan balita.
Bupati juga memberikan perhatian khusus pada kesehatan lansia dalam program “Sehat Jaga Lansia Mandiri (Sejoli).” Ia menekankan pentingnya aktivitas fisik dan pemeriksaan kesehatan rutin.
“Lansia yang sehat cukup diperiksa tiga bulan sekali, sedangkan bagi yang sakit, pemeriksaan dilakukan setiap bulan,” jelas Bupati Fahmawati.
Lebih lanjut, Bupati mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan sejak usia muda dengan menjaga berat badan dan pola makan. Ia memberikan pedoman gizi dengan isi piring yang seimbang untuk menjaga kesehatan, termasuk penambahan porsi bagi ibu hamil.
Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan, Camat Jatirejo, Forkopimca, Kepala Desa Kumitir, dan perwakilan dari LSM Yayasan Yatim Mandiri. Semua pihak diharapkan dapat bersinergi dalam menjaga kesehatan masyarakat Desa Kumitir.(IB)