Home / KESEHATAN

Selasa, 23 April 2024 - 17:36 WIB

Percepatan Penanganan DBD Pasca Lebaran: Rakorbid Dinkes dan Fogging Serentak

Utama

Foto Percepatan Penanganan DBD Pasca Lebaran: Rakorbid Dinkes dan Fogging Serentak

Mojokerto.Indexberita.com Pada tanggal 17 April 2024, digelar Rakorbid Dinkes untuk membahas dampak kesehatan pasca Lebaran, terutama terkait peningkatan signifikan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Media memberitakan peningkatan kasus DBD di masyarakat pada tanggal 18 April 2024.

Sebagai respons atas situasi ini,  Bupati dan Sekda memberikan petunjuk arahan untuk percepatan pengendalian dan penanganan DBD. Langkah konkret juga diambil oleh Kapolres Mojokerto yang memerintahkan fogging masif melibatkan berbagai pihak terkait pada tanggal 19 April 2024.

READ  Kapolsek Dlanggu Berikan Dukungan dan Doa untuk Anggota yang Sakit

Langkah-langkah konkret telah dilakukan setelah dilaksanakannya Rakortek Bidang Terkait pada tanggal 19 April 2024. Langkah-langkah tersebut meliputi melanjutkan Program PSN Plus, abatisasi masif tempat berkembangbiak jentik vektor nyamuk, fogging masif di lokasi resiko berkembangbiak vektor nyamuk, serta deteksi dan tatalaksana dini dengan meningkatkan kewaspadaan masyarakat dan faskes.

READ  Win, Warga Malang, Tempuh Perjalanan Demi Kurma Masjid Al Mubarok untuk Ikhtiar Kehamilan

Di sampaikan Dinkes Kabupaten Mojokerto Dr Ulum,, kegiatan   Pada tanggal 23 April 2024, akan dilakukan fogging serentak di Desa Sumber Tanggul Kecamatan Mojosari. Sebelumnya, pada tanggal 22 April 2024, dilakukan distribusi logistik dan sarpras serta persiapan SDM di Puskesmas/Kecamatan dan lokasi desa terpilih. Pada tanggal 20-21 April 2024, dilakukan persiapan logistik, sarpras, dan SDM.”tuturnya

READ  Bank Indonesia Serahkan Bantuan CSR 1 Unit Ambulans untuk PMI Kabupaten Mojokerto

*Hingga saat ini, 21 April 2024, 18 kecamatan telah siap melaksanakan fogging serentak di berbagai desa yang terpilih, di antaranya adalah Mojosari, Pesanggrahan, PURI, Gedeg, Kemlagi, Pacet, Manduro, Kupang, Sooko, Gayaman, Dlanggu, Trowulan, Tawangsari, Trawas, Jatirejo, Kutorejo, Kedungsari, dan Bangsal.

“Semoga langkah-langkah ini dapat mengurangi kasus DBD dan memberikan perlindungan bagi masyarakat.(Syim)

Share :

Baca Juga

KESEHATAN

TP PKK Mojokerto Gaungkan Aksi SUJU di SMPN 1 Mojosari, Ajak Siswa Minum Susu dan Cegah Anemia

KESEHATAN

TP PKK Mojokerto Dorong Aksi Bergizi “SUJU” di SMPN 1 Bangsal

KESEHATAN

Jangan Anggap Sepele, Dokter Spesialis Urologi RSUD Jombang Beberkan Bahaya Testis Terpelintir pada Pria

KESEHATAN

Cegah Stunting, Pemkab Mojokerto Gelar GEMA PITU di Desa Bleberan

KESEHATAN

Bupati Mojokerto Hadiri Program Jum’at Bangkit di RTH Sooko

KESEHATAN

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati Edukasi Ibu Hamil dan Lansia di Kegiatan SEHATI dan SEJOLI

KESEHATAN

Monitoring dan Evaluasi POSYANDU Dusun Batan Krajan Terkait Inovasi SEHATI dan SEJOLI

KESEHATAN

RSUD Jombang Terapkan K3 untuk Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan
?>