Home / Hukum

Sabtu, 21 Agustus 2021 - 08:37 WIB

Peduli Kali Brantas, Polresta Mojokerto Gandeng BEM Tebar 10 Ribu Ikan Lokal

Foto.Peduli Kali Brantas, Polresta Mojokerto Gandeng BEM Tebar 10 Ribu Ikan Lokal

Foto.Peduli Kali Brantas, Polresta Mojokerto Gandeng BEM Tebar 10 Ribu Ikan Lokal

Foto.Peduli Kali Brantas, Polresta Mojokerto Gandeng BEM Tebar 10 Ribu Ikan Lokal

Mojokerto – Dalam rangka menggelorakan Kemerdekaan RI ke 76 tahun, Polresta Mojokerto dan BEM Fakultas Hukum Universitas Mayjen Sungkono Mojokerto menggelar Gerakan Peduli Kali Brantas dengan menaburkan 10 ribu Ikan Lokal Sebagai Ketahanan Protein Masyarakat Mojokerto dari Jogging Track Jl. Hayam Wuruk Kec. Magersari Kota Mojokerto. Sabtu (21/08/21) siang

Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan yang sebenarna ingin hadir langsung diwakilkan Kasat Reskrim bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto serta BEM

READ  Jaga Kondusifitas Wilayah dan Tekan Penyebaran Covid, Polres Tulungagung Gelar Pamor Keris Skala Besar

Melalui Kasi Humas Polresta Mojokerto, IPDA MK Umam. “Sungai Brantas yang merupakan salah satu kebutuhan esensial dari masyarakat dapat digunakan juga untuk kebutuhan sehari-hari dari Sungai Brantas ini,” Ucapnya

“Ini juga dalam rangka memberikan potensi ketahanan pangan untuk masyarakat, disamping bantuan berupa beras sudah dibagikan oleh Pemerintah dan Lauk-pauknya nanti masyarakat cukup dengan kail mencari cacing di kanan kiri rumah kemudian sambil melaksanakan belajar secara virtual mahasiswa dan siswa sembari mencari ikan di Sungai Brantas,” katanya.

Sebelumnya Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himan sudah menebar 10 ribu ikan pada hari Selasa (27/7/2021), hal tersebut dilakukan sembari menunggu proses yang dilakukan oleh pemerintah terkait mitigasi bencana non alam yakni pandemi Covid-19. Sehingga masyarakat bisa memanfaatkan sungai.

READ  Rakor Evaluasi Implementasi PPKM Level 4 di Jatim dan Bali

Pesan dari Kapolresta, meminta agar semua bisa menjaga Sungai Brantas. Jangan sampai tercemar dan jangan sampai sungai menjadi tempat pembuangan sampah sehingga tidak bisa dimanfaatkan untuk menjadi salah satu bagian sumber ketahanan pangan. Seperti ikan yang merupakan protein dari hewani karena sungai tercemar.

Sungai Brantas ini memiliki potensi, namun juga bisa menjadi ancaman karena kedalaman, luas dan panjangnya. Namun hal tersebut bisa menjadi sebuah peluang jika dioptimalkan bisa menjadi potensi yang bisa menopang kebutuhan masyarakat sekitar.

READ  Polres Mojokerto Kota Ungkap Kasus Perkelahian Gangster di Jalan Raya Bluto, Tiga Anak Jadi Korban

“Bisa menjadi potensi wisata sumber makanan protein hewani, bisa menjadi salah satu lokasi membangun keramba-keramba. Masyarakat bisa berternak ikan dengan hanya bermodal keramba-keramba yang memanfaatkan Sungai Brantas,” Pesan Kapolresta Mojokerto yang disampaikan Kasi Humas Polresta Mojokerto IPDA MK Umam

Dalam kegiatan penaburan 10 ribu benih ikan lokal mulai dari Ikan Tawes, Ikan Bader Abang, Ikan Gurame, Ikan Wader Cakul disaksikan langsung komunitas Pemancing, dan Gerakan Peduli Kali Brantas kali ini dilepas langsung Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto, Kasat Reskrim didampingi Kasi Propam, Kasi Humas Polresta Mojokerto dan Kasiter Korem 082/CPYJ, dilanjutkan dengan pelepasan ikan dengan menggunakan LCR didampingi oleh Tim SAR Kota Mojokerto

Share :

Baca Juga

Hukum

Kapolresta Mojokerto mengikuti Supervisi Ops Ketupat Semeru 2021 di Polda Jatim

Hukum

Kejar target 100 Persen, Polresta Mojokerto Vaksinasi Booster Karyawan Perusahaan

Hukum

Kapolres Mojokerto Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Anggota

Hukum

Kapolresta Mojokerto : 22 Calon AKPOL Ikut Sumpah dan Pakta Intergritas

Hukum

Jelang Natal Dan Tahun Baru  Kapolresta Mojokerto Gelar Operasi Yustisi Dan Pengecekan Pospam

Hukum

Polresta Mojokerto Gelar FGD Tangkal Radikal, Hadirkan Mantan NII sebagai Narsum

Hukum

Beredar Isu Penculikan Anak, Kapolres Jombang Beri Imbauan kepada Masyarakat

Hukum

Kapolresta Mojokerto dan Dandim 0815 Bagi-bagi Takjil Sambil Sosialisasikan Larangan Mudik
?>