Home / Ekonomi

Rabu, 9 Maret 2022 - 08:27 WIB

Pantau Harga Minyak Goreng, Pemkot Mojokerto Blusukan ke Pasar Tradisional

Foto.Pantau Harga Minyak Goreng, Pemkot Mojokerto Blusukan ke Pasar Tradisional

Foto.Pantau Harga Minyak Goreng, Pemkot Mojokerto Blusukan ke Pasar Tradisional

Foto.Pantau Harga Minyak Goreng, Pemkot Mojokerto Blusukan ke Pasar Tradisional

Mojokerto.Indexberita.com Wali Kota Mojokerto melakukan sidak ke Pasar Tanjung Anyar dan Distributor Minyak Goreng di Kota Mojokerto. Hal tersebut dilakukan guna memantau kestabilan harga minyak goreng, Rabu (9/3/2022).

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan harga komoditas di pasar tradisional bervariasi, hanya saja masih ada penjual yang menjajakan minyak goreng dengan harga tertinggi 20 ribu per liter. Hal tersebut dikarenakan keterbatasan stok yang tersedia jumlah nya terbatas.

READ  Barracuda Tak Pantang Menyerah ,Pertanyakan Dana Reklamasi Galian C

“Bisa dikatakan masih terkendali, kalau ada kenaikan harga masih wajar hanya satu komoditas yang sampai saat ini dibeberapa pedagang yang ada di pasar tradisional harganya masih cukup tinggi dan ketersediaan bahanya juga sangat terbatas yaitu minyak goreng”, tuturnya.

READ  Perduli Kemanusiaan Terdampak Covid-19. Personil Polsek Kahkul, Bagi Bagi Sembako.

Tak hanya sampai disitu, Ning Ita juga melakukan Sidak ke salah satu distributor Minyak goreng yang ada di Kota Mojokerto
Hasilnya, harga minyak goreng terpantau cukup normal. Minyak goreng ecer dibantrol seharga Rp 12.750 per liternya. Ia manambahkan bahwa pihaknya akan terus memantau kenaikan harga minyak goreng agar tetap stabil.

“Artinya tidak dilakukan penjualan diluar batas standard yang telah ditetapkan oleh pemerintah agar kebutuhan masyarakat Kota Mojokerto tercukupi, baik minyak goreng dalam kemasan maupun minyak goreng curah”, ujarnya.

READ  Dipercaya Berkhasiat Mendapatkan Keturunan, Warga Ramai-ramai Panen Kurma di Halaman Masjid Kota Mojokerto

Menurut nya harga minyak goreng tersebut sudah sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni 14 ribu per liter.

“Kami melakukan evaluasi dan juga sosialisa kepada mereka agar penjualan kepada masyarakat dilakukan secara eceran tidak dijual dengan partai besar kepada pembeli pembeli tertentu”, ungkapnya. (Syim/ADV)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Pengacara Ketua KPRI Budhi Artha Mojokerto Minta Audit Eksternal
Utama

Ekonomi

Wali Kota Mojokerto Meninjau  Pendistribusian  Bantuan Pangan Ke 577 KPM di Kelurahan Blooto Mojokerto

Ekonomi

PEDALINDO BERJUANG MENYELAMATKAN EKONOMI KERAKYATAN DITENGAH PANDEMI

Ekonomi

Ramadhan, DPC PAMMI Kab Mojokerto Bagikan Zakat dan Bersodaqoh

Ekonomi

Gubernur Khofifah Apresiasi Manajemen Tanaman Sehat di Desa Ngarjo

Ekonomi

Pedagang Kambing di Mojokerto Dibubarkan ,Antisipasi Penyebaran Virus PMK

Ekonomi

Emil Elistianto Dardak Resmikan Pusat Pengelolaan Sampah Dan Limbah Bahan Berbahaya Beracun PPSLB3

Ekonomi

Demo Tolak Kenaikan BBM Macetkan Jalan Nasional,
?>