Home / Ekonomi

Senin, 5 April 2021 - 21:15 WIB

LKKNU Mojokerto Gelar Istbat Nikah Massal 14 Pasangan

Foto.LKKNU Mojokerto Gelar Istbat Nikah Massal 14 Pasangan

Foto.LKKNU Mojokerto Gelar Istbat Nikah Massal 14 Pasangan

Foto.LKKNU Mojokerto Gelar Istbat Nikah Massal 14 Pasangan

MOJOKERTO.INDEXBERITA.COM Senin (5/04), Lembaga kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama atau LKKNU PCNU Mojokerto menggelar ISTBAT nikah atau penetapan nikahan massal untuk 14 pasangan. Kegiatan yang menggandeng tiga instansi yakni Kemenag Mojokerto, Pengadilan Agama Mojokerto dan Disdukcapil Mojokerto tersebut Digelar di Aula PCNU kabupaten Mojokerto. 14 pasangan nikah yang usianya tidak muda lagi itu tampak senang karena semua layanan Istbat nikah itu gratis. Setelah mendapatkan putusan Istbat nikah dari pengadilan Agama, mereka mendapatkan buku nikah gratis dari kemenag. Setelah itu mereka juga mendapatkan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) secara cuma cuma dari disdukcapil.

READ  Semrawut Warga Desa Mojoduwur Penerima Bansos Dari Kabupaten

Ketua LKKNU Mojokerto Muhammad Asyari mengatakan, sebenarnya banyak masyarakat yang berminat dengan Istbat Nikah ini, namun karena beberapa administrasi tidak terpenuhi, maka hanya 14 pasangan yang permohonan Istbat nikahnya dikabulkan.
“Semoga kegiatan seperti ini terus berlangsung di waktu mendatang mengingat banyak masayarajat yang membutuhkan Istbat nikah ini,” terangnya.

Sementara itu Kepala Pengaduan Agama kabupaten Mojokerto, Nurul MAULIDAH mengatakan, sebenarnya dalam proses Istbat nikah ini pemohon mengajukan ke kantor Pengadilan Agama. Namun pihaknya memiliki program untuk menggelar Istbat nikah di luar Pengadilan Agama dengan menggunakan majelis hakim tunggal.
“ini kegiatan yang luar biasa, peserta Istbat Nikah tidak perlu capek capek ke pengadilan agama, kemenag maupun ke disdukcapil, sebab semua ada disini dan semuanya gratis, ” tukasnya.

READ  Perwakilan Serikat Pekerja KEP SPSI PT. Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk, Salurkan Bantuan Kemanusiaan Korban Kebakaran

Sementara itu wakil bupati Mojokerto, Muhammad Albarra mengapresiasi program LKKNU ini. Menurutnya masih banyak masyarakat Mojokerto yang membutuhkan penetapan nikah ini karena ini berhubungan dengan data kependudukan.
“Ini adalah negara hukum, jika orangtua tidak punya dokumen resmi bahwa mereka sudah menikah, maka akan menyulitkan anak-anaknya dalam memperoleh dokumen yang digunakannuntuk sekolah, ” terangnya.

Oleh karena itu Gus Barra, sapaan akrabnya, berinisiasi untuk membawa program serupa menjadi programnya kabupaten, sehingga layanan Istbat nikah ini bisa dirasakan masyarakat di tingkat kecamatan.

Mayoritas pasangan di Istbat nikah itu tidak lagi muda. Karena beberapa hal seperti keterbatasan ekonomi hingga alasan lain, mereka tidak mendaftarkan pernikahannya secara resmi. Dengan adanya program ini, mereka senang karena pernikahannya sah di mata hukum.

READ  Kinerja Dinilai Memuaskan, Ning Ita Komitmen Tingkatkan Pelayanan dan Perekononomian

Seperti yang diakui Rois Sanjaya, warga kecamatan Bangsal. Pria umur 52 tahun tersebut sudah menikah dengan istrinya yang bernama yulianti umur 44 tahun pada 2016 silam. Namun karena tidak punya biaya untuk mendaftarkan nikah, maka mereka memilih menikah secara sirri atau bawah tangan. Tetapi sekarang Rois Sanjaya dan istrinya senang karena sudah tercatat resmi Menikah dan punya bukan nikah.
“Alhamdulillah, saya bersyukur bisa ikut Istbat nikah ini, dulu waktu nikah belum dicatatkan karena tidak punya biaya, disini semuanya gratis dan cepat, ” pungkasnya.(Yun/Syim)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Pemkab Distribusikan 4.800 Paket Zakat

Ekonomi

Pembuangan Limbah di Wonoploso Gondang ,Rusiati Mengalami Sesak Nafas

Ekonomi

PT Santos Jaya Abadi Berikan Bantuan 1 Set Laboratorium Bahasa Kepada UPT BLK Mojokerto

Ekonomi

Dukung SWASEMBADA Gula 2024 Petrokimia Gresik & PTPN X Kawal Petani Tebu Melalui Progam Makmur

Ekonomi

Pj Wali Kota Mojokerto Turun Langsung Tangani Banjir Akibat Hujan Lebat

Ekonomi

Polres Mojokerto Kota Gelar Jum’at Curhat Bersama Kapolda Jawa Timur.

Ekonomi

Demo Tolak Kenaikan BBM Macetkan Jalan Nasional,

Ekonomi

Menuju Smart City, Walikota Presentasikan Pemanfaatan Teknologi Informasi
?>