Home / Ekonomi

Rabu, 1 Februari 2023 - 07:56 WIB

Harga Minyak Goreng Tidak Sesuai HET, Ketua DPW IKAPPI JATIM Desak Pemerintah Bertanggung

Jatim.Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Jawa Timur meminta Pemerintah (Disperindag Jatim) segera mengambil langkah tegas untuk menindak minyak goreng subsidi merek Minyak Kita yang semakin langka dan melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Minyak goreng merupakan kebutuhan pokok masyarakat Indonesia. Saat ini minyak goreng subsidi di lapangan sudah mengalami kelangkaan. Kalaupun ada itupun harganya sudah tidak sesuai HET, bahkan jauh dari batas HET, ” kata Ketua DPW IKAPPI JATIM Agus Susilo di Surabaya, Selasa 31/1/2023.

Susilo menyampaikan bahwa di sejumlah daerah Di Jawa Timur harganya sudah mencapai Rp16.000 dari HET Rp14.000 per liter. Kejadian tersebut tentu sangat disayangkan mengingat 2 bulan menjelang Ramadhan.

READ  76 Heppii Communiti Bagikan Sembako 310 Untuk Warga Ngembeh

“Kami mendapat keluhan dan informasi di lapangan dari banyak Warga dan pedagang pasar di berbagai Daerah. Seperti di sejumlah pasar, harga minyak goreng subsidi ini sudah mencapai Rp16.000, dan ada yg bilang kalau di salah satu gudang Margomulyo sengaja tidak mengeluarkan minyak goreng tersebut, tentu ini sangat merugikan banyak pihak,” ujarnya.

IKAPPI pun berharap Pemerintah segera mengurai kondisi tersebut dan jangan sampai ada pihak-pihak tertentu yang sengaja membuat harga minyak goreng ini tidak stabil.

READ  Dukung Asta Cita Presiden, Polsek Pacet Intensifkan "Binmas Pioner" Jaga Ketahanan Pangan di Desa Warugunung

“Jangan sampai ada pihak-pihak tertentu yang sengaja membuat harga minyak goreng yang harusnya hak rakyat kecil malah bergejolak.

Selain itu, Kementerian Perdagangan dan BUMN sebagai distributor resmi pemerintah memiliki tanggung jawab agar minyak goreng subsidi kembali stabil baik pasokan maupun harga.

“Banyak pihak yang memiliki tanggung jawab agar kondisi ini stabil kembali, seperti Hasil Rapat Koordinasi tanggal 18 Januari 2023 antara DirJen Menteri Perdagangan, Deputi NFA Badan Pangan Nasional, Disperindag Jawa Timur Menghimbau Kepada Produsen Minyak Goreng & D1 D2 Untuk Segera Menstabilkan Harga dan Mendistribusikan Pasokan 50% Minyak Goreng (Minyak Kita) Di akhir januari” ucapnya Susilo.

READ  Peresmian Jembatan Gondang–Kebon Tunggul, Dongkrak Konektivitas dan Ekonomi Warga Mojokerto

Adapun Minyak Kita sengaja dijual dengan HET Rp14.000 per liter atau sama dengan HET minyak goreng curah yang bertujuan untuk memberikan alternatif bagi para pelaku usaha dalam mendistribusikan minyak goreng untuk pemenuhan kebutuhan pasar dalam negeri.

Ketetapan tersebut tertuang pada Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 41 Tahun 2022 tentang Tata Kelola Minyak Goreng Kemasan Rakyat yang berlaku mulai 8 Juli 2022.(Yen/Syim)

Share :

Baca Juga

KLHK Tegaskan Indonesia Tak Butuh Sampah Impor

Ekonomi

KLHK Tegaskan Indonesia Tak Butuh Sampah Impor

Ekonomi

BRI Dorong UMKM Mojokerto Jadi Agen BRILink, Buka Peluang Usaha Baru

Ekonomi

Gerakan Operasi Pangan Gratis Terus Digulirkan ACT Surabaya untuk Entaskan Kelaparan dan Kemiskinan.

Ekonomi

Penerima Bantuan Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) Program KOTA TANPA KUMUH (KOTAKU) TAHUN 2022

Ekonomi

Polisi Sambang Desa, IPTU MK Umam Dapati Balita BGM dan Alami Stunting

Ekonomi

Walikota Mojokerto Ika Puspitasari Membuka Job Fair tahun 2023, 900 Lowongan Pekerjaan Tersedia Bagi Masyarakat

Ekonomi

Penyerahan Bantuan Program TKM Kemnaker oleh Menteri Ida Fauziyah, Balai Desa Kedungmaling,

Ekonomi

Demo Tolak Kenaikan BBM Macetkan Jalan Nasional,
?>