Home / Ekonomi

Kamis, 7 September 2023 - 16:06 WIB

Gubernur Khofifah Apresiasi Manajemen Tanaman Sehat di Desa Ngarjo

Utam a

Foto. Gubernur Khofifah Apresiasi Manajemen Tanaman Sehat di Desa Ngarjo

Mojokerto .Indexberita.com Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, turut menghadiri Temu Lapang Manajemen Tanaman Sehat (MTS) yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur di Desa Ngarjo, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto pada hari Kamis, 7 September 2023.

Manajemen Tanaman Sehat (MTS) telah menjadi strategi utama bagi para petani dalam menerapkan pengendalian hama terpadu (PHT). Pendekatan ini mencakup sejumlah aspek, mulai dari proses pengolahan lahan, peningkatan kualitas makro organik, pemanfaatan jerami, hingga penggunaan pupuk organik. Khofifah Indar Parawansa menjelaskan bahwa ini menjadi kunci penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian di tengah tantangan modern.

READ  Dengar Warganya Sakit, Bhabinkamtibmas Gunung Putri Antar Vitamin dan Sembako

Gubernur Khofifah juga mengutarakan keprihatinannya terhadap lahan pertanian yang terus terkikis oleh perkembangan permukiman, industri, dan jalan raya. Oleh karena itu, dia menekankan pentingnya menanam tanaman yang sehat secara ilmiah dan berkelanjutan untuk memastikan ketahanan pangan di masa depan.

Khofifah Indar Parawansa memuji penjelasan yang diberikan oleh Gapoktan Muksin Sri Rejeki, yang memberikan wawasan baru kepada petani yang telah puluhan tahun berkecimpung di bidang pertanian.

” Saya rasa penjelasan Gapoktan Muksin Sri rejeki luar biasa. Petani yang puluhan tahun harus mendapatkan pengetahuan baru. Mereka dapat mamenage tanaman mereka pola tanamannya dengan pola yang sehat pula,” ungkap Gubernur Khofifah di lokasi, Kamis (7/9/2023).

READ  MOMEN HARU KORBAN KEBAKARAN TERIMA BANTUAN DARI NING ITA

Mereka kini dapat mengelola tanaman mereka dengan pola yang lebih sehat, menjaga ekosistem pertanian dari gangguan hama yang dapat mengancam hasil panen.

Selain itu, Gubernur juga membahas perubahan hama yang mengancam tanaman, yang awalnya menyerang padi dan kemudian bermigrasi ke tanaman hias. Hal ini menyoroti pentingnya pemahaman ilmiah dalam manajemen tanaman sehat.

“Kemudian Ada bunga-bunga yang mempercantik tanaman. Ternyata hama pengganggu tanaman ini pindah dari padi ke tanaman (bunga-bunga ) itu. Semoga pengetahuan scientific di Desa Ngarjo ini dapat ditiru oleh desa lain. Kami mensosialisasikan semakin masif sudah di 7 kabupaten,” ucapnya.

READ  Pembuangan Limbah di Wonoploso Gondang ,Rusiati Mengalami Sesak Nafas

Khofifah berharap ilmu ilmiah yang diseminasi di Desa Ngarjo ini akan menjadi contoh bagi desa-desa lain di Jawa Timur. Dia juga menekankan perlunya sosialisasi yang lebih rinci mengenai bagaimana manajemen tanaman sehat dapat meningkatkan produktivitas bagi para petani.

Sebagai penutup, Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengingatkan bahwa manajemen tanaman yang benar dapat membantu petani menghasilkan produktivitas yang tinggi, bahkan tanpa bergantung pada pupuk kimia. Hal ini menjadi langkah penting dalam menjaga ketahanan pangan di masa depan di tengah perubahan lingkungan yang terus berlangsung.(Syim)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Pemkab Mojokerto Siap Dukung Program Sekolah Rakyat, Fokus Anak Usia SMP dari Keluarga Miskin Ekstrem

Ekonomi

Menuju Smart City, Walikota Presentasikan Pemanfaatan Teknologi Informasi

Ekonomi

Kinerja Dinilai Memuaskan, Ning Ita Komitmen Tingkatkan Pelayanan dan Perekononomian

Ekonomi

Dukung SWASEMBADA Gula 2024 Petrokimia Gresik & PTPN X Kawal Petani Tebu Melalui Progam Makmur

Ekonomi

DKPP Jombang Fasilitasi Sertifikasi Halal dan Bimtek Perikanan untuk UMKM

Ekonomi

Pj Wali Kota Mojokerto Turun Langsung Tangani Banjir Akibat Hujan Lebat

Ekonomi

Rumah Edukasi Limbah Kayu Sugaly Art di Mojokerto, Sulap Limbah Kayu Jadi Karya Seni

Ekonomi

Sambut Hari Jadi Koperasi Nasional Ke 76, Pemkot Mojokerto Senam Koperasi Bersama Lala Widy
?>