Home / Uncategorized

Rabu, 21 Agustus 2024 - 15:35 WIB

Gadis Yatim Piatu di Mojokerto Derita Tumor Uterus, Butuh Bantuan untuk Pengobatan

Utama

Foto. Gadis Yatim Piatu di Mojokerto Derita Tumor Uterus, Butuh Bantuan untuk Pengobatan

Mojokerto, indexberita.com Dwi Oktavia Rahmawati (18), seorang gadis belia asal Mojokerto yang juga yatim piatu, kini terbaring lemah akibat tumor uterus yang dideritanya sejak dua tahun lalu. Kondisinya semakin hari semakin memburuk, dengan tubuh yang kian kurus. Dwi, yang dikenal dengan panggilan akrabnya, hanya tinggal bersama kakak perempuannya, Septi, yang menjadi tulang punggung keluarga.

READ  Kapolsek Dlanggu AKP Purnomo Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2021

Mereka berdua tinggal di rumah kost Jalan Raya Meri Linkungan Kuwung Kelurahan Meri Kota Mojokerto yang berukuran 3×4 meter.

“Sakitnya mulai terdeteksi dua tahun lalu ketika muncul benjolan di perut bagian bawahnya. Adik saya memang memiliki keterbatasan mental, jadi kami tidak bisa memastikan kapan tepatnya benjolan itu muncul,” ujar Septi.

Septi telah berusaha mencari pengobatan bagi adiknya sejak dua tahun lalu. Mereka sempat dirujuk dari RS Gatoel Mojokerto ke RSAL Surabaya, di mana setelah dilakukan pemeriksaan Patologi Anatomi (PA), diketahui bahwa benjolan di perut Dwi adalah tumor. Namun, karena keterbatasan ekonomi, pengobatan lebih lanjut belum dapat dilakukan.

READ  Percepat Proses Pelayanan, Kecamatan Kranggan Luncurkan Inovasi SIPATEN dan SIMASKOT

Sejak April lalu, kondisi tubuh Dwi semakin menurun. Tubuhnya semakin kurus, dan kini kaki serta wajahnya mulai membengkak. Dwi sering mengalami kesakitan akibat tumor yang semakin membesar dan mengeras. Mirisnya, kini terdapat jaringan kanker yang tumbuh di bagian anusnya, yang menyebabkan Dwi kesulitan saat buang air kecil dan besar.

READ  ASN Pemkab Mojokerto Dipecat karena Kasus Perselingkuhan

Saat ini, Dwi harus bedrest total karena sudah kesulitan untuk duduk atau bergerak. Bahkan untuk buang air kecil, ia hanya bisa melakukannya sambil berbaring menggunakan pampers. Septi sangat berharap adanya uluran tangan dari pihak terkait untuk membantu pengobatan adiknya agar dapat sembuh.

Dengan publikasi ini, diharapkan pemerintah Kota Mojokerto serta pihak-pihak terkait dapat segera turun tangan membantu Dwi mendapatkan penanganan medis yang diperlukan demi kesembuhannya.

/YenSyim

Share :

Baca Juga

Kepolisian

Blusukan, Jumat Curhat Tampilkan Budaya Mojopahit dan Bakti Sosial

Uncategorized

Di temukan Sesosok Mayat Terpanggang

Uncategorized

Karnaval Pacet 2019 Sebabkan Tarif Parkir Wisata Pasar Pacet Naik 10 Kali Lipat

Uncategorized

Dandim 0815 Bersama Forkopimda Kota Mojokerto Tinjau Pos Pam Lebaran

Uncategorized

Giliran Yayasan MI Miftahul Ilmi Terima Bantuan 160 dus Keramik dari Korem 082/CPYJ

Uncategorized

FKUB Kota Mojokerto Meminta TNI-POLRI Tindak Tegas Kerusuhan Di Jakarta

Uncategorized

Kapolri Resmikan Aplikasi SIM Presisi Nasional, Perpanjang SIM Bisa dari Rumah

Uncategorized

Tingkatkan Pemasukan Bagi Perusahaan, Perhutani Mojokerto Kawal Pasokan BBI Daun Kayu Putih PT Tiga Putri Al-Hadi
?>