Home / Ekonomi / Jatim

Rabu, 8 September 2021 - 14:19 WIB

Dukung SWASEMBADA Gula 2024 Petrokimia Gresik & PTPN X Kawal Petani Tebu Melalui Progam Makmur

MOJOKERTO,INDEXBERITA.COMPetrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia bekerja sama dengan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X menggelar tanam bersama komoditas tebu Program Makmur (sebelumnya bernama Agro Solution) di Desa Ngingasrembyong, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Rabu (8/9).

 

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas MoU kerja sama Program Makmur antara Petrokimia Gresik dengan PTPN X, dimana potensi luasan lahan tebu yang akan dikawal mencapai 31.000 Hektar (Ha).

 

“Ini merupakan upaya Petrokimia Gresik dalam mendorong peningkatan produktivitas tanaman tebu di Jawa Timur, mengingat saat ini Jawa Timur menjadi penopang utama tebu nasional sebagai bahan baku gula,” ujar Dwi Satriyo.

 

Namun di satu sisi, produktivitas tebu dalam negeri saat ini masih belum mencukupi kebutuhan gula nasional karena belum optimalnya pemanfaatan saprodi dan kawalan teknologi oleh petani tebu. Oleh karena itu, kerja sama ini menjadi salah satu upaya untuk menyelesaikan masalah tersebut.

 

Hal senada disampaikan Direktur Utama PTPN X, Tuhu Bangun, yang menyatakan bahwa PTPN Grup mengemban tugas untuk mewujudkan swasembada gula konsumsi di tahun 2024 mencapai 2,4 juta ton. Namun, salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah peningkatan produktivitas, sehingga kehadiran Program Makmur ini sangat dibutuhkan.

READ  Kapolda Jatim Dampingi Kunker Kakorlantas Polri, Berikan Sosialisasi Penghapusan Registrasi Ranmor

 

“Semoga program ini bisa menjadi role model dan dapat dikembangkan di PTPN yang lain,” ujar Tuhu.

 

Melalui kerja sama ini, Petrokimia Gresik akan menjamin penyediaan pupuk non-subsidi kepada petani binaan. Untuk musim tanam tebu kali ini, pupuk yang diharapkan petani tebu antara lain NPK Phonska Plus dan ZA non-subsidi.

 

Selain itu, Petrokimia Gresik juga akan memberikan kawalan dan analisa uji tanah melalui layanan gratis Mobil Uji Tanah, sehingga petani dapat memperoleh rekomendasi pemupukan sesuai dengan kondisi tanah dan kebutuhan tanaman.

 

Program Makmur sendiri merupakan transformasi dari Program Agro Solution yang diinisasi Pupuk Indonesia sejak tahun 2020 dan dirilis kembali oleh Menteri BUMN Erick Thohir. Program ini mencakup berbagai aspek yang membantu petani dan budidaya pertanian. Mulai dari pengelolaan budidaya tanaman berkelanjutan, informasi dan pendampingan budidaya pertanian, digital farming dan mekanisme pertanian. Selain itu juga akses permodalan dan perlindungan risiko pertanian, serta adanya offtaker atau jaminan pasar bagi petani.

 

READ  Dandim 0815 Dampingi Aster Kasdam V/Brawijaya Panen Raya Wakaf Sawah Produktif

Melalui program ini, Petrokimia Gresik menciptakan suatu ekosistem yang dapat membantu petani dari hulu hingga hilir, sehingga proses budidaya maupun pemasaran hasil pertanian tidak terhambat. Selain itu juga menggandeng pihak asuransi untuk memberikan jaminan serta perbankan, dalam hal ini BNI, untuk memberikan pendanaan kepada petani atas usaha tani yang dilakukan.

 

 

 

Kepala Kantor Wilayah BNI Jawa Timur, Gunawan Putra, menyampaikan bahwa pihaknya sangat menyambut baik dan mendukung program ini dari sisi penyediaan pendanaan petani. Menurutnya Program Makmur ini adalah wujud sinergi BUMN dan satu kunci sukses untuk bisa bersama-sama meningkatkan taraf hidup petani, meningkatkan produktivitas dan mewujudkan tugas ketahanan pangan nasional.

 

Sementara itu, Mubin, salah satu petani mengaku sangat bersyukur dengan adanya Program Makmur petani bisa mendapatkan jaminan sarana dan prasarana budidaya tebu tepat waktu, sehingga tidak ada keterlambatan proses budidaya.

 

“Terima kasih atas bantuannya untuk Petrokimia Gresik dan seluruh stakeholder yang terlibat dalam Program Makmur,” ujarnya.

 

Terjunkan AgroMan dan Sales Force

 

Sebelumnya di Gresik, Petrokimia Gresik juga menerjunkan 13 AgroMan (Petugas Agronomi) dan Sales Force yang akan ditempatkan di 5 (lima) provinsi yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah, Bali, NTB dan NTT untuk meningkatkan layanan dan kawalan pertanian dalam Program Makmur.

READ  Sukseskan Program Vaksin Pemerintah, sehari Polsek Pungging tembus 1975 Orang

 

“AgroMan dan Sales Force adalah ujung tombak perusahaan dalam memberikan layanan dan kawalan pertanian. Mereka lah yang berkomunikasi langsung dengan petani, sehingga peranannya sangat penting bagi perusahaan maupun pertanian di Indonesia” ujar Dwi Satriyo.

 

AgroMan adalah tenaga agronomi yang akan melakukan pengambilan sampel dan analisa tanah, serta melakukan fungsi riset, kawalan, koordinasi dan promosi. Petugas inilah yang akan menguji kandungan tanah milik petani sekaligus memberikan rekomendasi pemupukan yang tepat sesuai dengan kondisi tanah dan komoditasnya. Dengan demikian, penggunaan pupuk akan lebih efektif dan efisien, sehingga produktivitas pertanian juga optimal.

 

Sedangkan Sales Force bertugas melakukan sosialisasi kepada kelompok-kelompok tani untuk meningkatkan pemahaman petani terhadap pemakaian pupuk non-subsidi sebagai pengganti dan pelengkap pupuk bersubsidi yang alokasinya dari tahun ke tahun semakin berkurang.

 

“Penugasan AgroMan dan Sales Force ini merupakan upaya Petrokimia Gresik dalam memberikan kawalan pertanian secara komprehensif hingga ke pelosok negeri, untuk peningkatan produktivitas pertanian sekaligus perbaikan kondisi tanah guna mewujudkan pertanian berkelanjutan,” tutup Dwi Satriyo.(Syim)

Share :

Baca Juga

Jatim

Antusias Ribuan Warga Padati Gemma Sholawat Di Pemdes Brangkal

Ekonomi

Kapolres Berikan Bantuan Door To Door, Sembako Kepada Pedagang di Wana Wisata Air Panas Pacet

Ekonomi

Isi Materi Pengenalan Firma Hukum, Edi Harianto Pupuk Literasi Generasi Jombang

Ekonomi

BULOG Mojokerto Distribusikan 4.200 Liter MinyaKita ke Pasar Tanjung, Jaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga

Jatim

Irup Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2021, Kapolresta Mojokerto : Empat Poin Sasaran Utamanya

Ekonomi

BPS Kabupaten Mojokerto Gandeng PWI, Wujudkan Pemberitaan Berbasis Data Akurat

Jatim

Babinsa Palang Tuban Peduli Warganya, Beri Himbauan dan Bagikan Masker

Jatim

Pangdam V/Brawijaya Kunjungan Kerja Korem 082/CPYJ Mojokerto, Tekankan Netralitas Prajurit di Pemilu 2024
?>