Home / Ekonomi

Senin, 23 November 2020 - 09:03 WIB

DPRD Kota Mojokerto Setujui Raperda APBD 2021

Foto.DPRD Kota Mojokerto Setujui Raperda APBD 2021

Mojokerto INDEXBERITA.COM Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Mojokerto menyetujui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2021 dalam rapat peripurna yang dilaksanakan Senin (23/11/2020).

Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Kota Mojokerto, Sunarto dan dihadiri Wakil Walikota Mojokerto, Achmad Rizal Zakaria secara daring. Persetujuan diputuskan setelah juru bicara badan anggaran membacakan laporan badan anggaran terkait raperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun angaran 2021.
Ada beberapa catatan yang disampaikan diantaranya program ketahanan pangan hendaknya mendapatkan perhatian yang serius guna mengantisipasi kelangkaan pangan yang dapat memberatkan beban hidup masyarakat karena pandemi covid-19 yang belum berakhir tahun 2021. ‘’Juga terkait banjir merupakan masalah tahunan bagi Kota Mojokerto, untuk itu diperlukan penanganan masalah banjir yang terintegrasi dan perencanaan yang komprehensif dari hulu hingga hilir’’ sambung Sulistiyowati selaku juru bicara.

READ  Tak Bisa Ambil Uang Tabungan, Nasabah Demo Koperasi Sejahtera Bersama 

Selain itu pada APBD 2021 juga dianggarkan penyertaan modal bagi BPRS Kota Mojokerto. Penyertaan modal kepada BPRS Kota Mojokerto dilakukan dalam rangka penyelamatan BPRS Kota Mojokerto yang terancam likuidasi. ‘’Namun DPRD Kota Mojokerto berharap pemberian penyertaan modal ini harus disertai dengan perbaikan dan pembenahan yang menyeluruh di internal BPRS’’ tutupnya.

Wakil Walikota Mojokerto, Achmad Rizal Zakaria menyampaikan bahwa APBD yang disusun sesuai tema RKPD 2021 yang telah disepakati bersama. ‘’Yaitu untuk mempercepat pemulihan ketahanan ekonomi dan kehidupan masyarakat dengan fokus pada kesehatan, umkm, infrastruktur, pariwisata, dan investasi di Kota Mojokerto’’.
“APBD Tahun Anggaran 2021 juga difokuskan untuk pemulihan ekonomi sebagai dampak pandemi Covid-19, tanpa mengurangi pembiayaan di sektor kesehatan, infrastruktur, pariwisata, dan investasi di Kota Mojokerto,” tambahnya.
Berikut rincian APBD tahun anggaran 2021 yang telah disepakati:

READ  Pj Wali Kota Mojokerto Turun Langsung Tangani Banjir Akibat Hujan Lebat

Pendapatan
Pendapatan daerah sebesar 879 miliar 476 juta 184 ribu 100 rupiah, terdiri dari :
Pendapatan asli daerah sebesar 202 miliar 826 juta 397 ribu 207 rupiah.

Pendapatan transfer sebesar 656 miliar 603 juta 886 ribu 943 rupiah.
Lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar 20 miliar 45 juta 899 ribu 950 rupiah.
Belanja
Belanja daerah sebesar 1 triliun 42 miliar 653 juta 590 ribu 968 rupiah, terdiri dari :
Belanja operasi sebesar 828 miliar 305 juta 871 ribu 191 rupiah.

READ  Sebanyak 852 KPM Dari Tiga Desa DiKecamatan Ngoro Menerima Bansos

Belanja modal sebesar 212 miliar 194 juta 291 ribu 777 rupiah.
Belanja tidak terduga sebesar 1 miliar rupiah.
Belanja transfer sebesar 1 miliar 153 juta 428 ribu rupiah.
Defisit sebesar 163 miliar 177 juta 406 ribu 868 rupiah.
Pembiayaan daerah
Pembiayaan daerah sebesar 163 miliar 177 juta 406 ribu 868 rupiah, yang terdiri dari :
1. Penerimaan pembiayaan daerah sebesar 168 miliar 177 juta 406 ribu 868 rupiah.
2. Pengeluaran pembiayaan daerah sebesar 5 miliar rupiah.(ADV/Syim)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Perhutani bersama RNI Siapkan Strategi TMA 2024 untuk Penuhi Kebutuhan Tebu Giling

Ekonomi

BRI Dorong UMKM Mojokerto Jadi Agen BRILink, Buka Peluang Usaha Baru

Daerah

Danrem 082/CPYJ Dampingi Pangdam V/Brawijaya Bagikan Sembako Kepada Masyarakat Trawas
Rembuk Desa Kecamatan Dlanggu Wabup Berpesan Gunakan Media Sosial

Ekonomi

Rembuk Desa Kecamatan Dlanggu Wabup Berpesan Gunakan Media Sosial

Ekonomi

Bagikan Nasi Bungkus Kepada Abang Becak, Bentuk Peduli Masyarakat Oleh Polisi Jombang

Ekonomi

Bupati Mojokerto Serahkan Bansos Bedah Rumah Terdampak Banjir

Ekonomi

Pulihkan Ekonomi Saat Pandemi, Ning Ita Dorong Perbankan dan UMKM Kota Mojokerto

Ekonomi

Di Hari Jadi Kota Mojokerto Ke 103 , Wali Kota Mojokerto Resmikan Rest Area Gunung Gedangan Dan Pembukaan Festival Kopi
?>