Home / Daerah

Selasa, 6 April 2021 - 12:53 WIB

Di Tengah Pandemi, Ning Ita Lahirkan Kampung-Kampung UMKM Mandiri

Foto Di Tengah Pandemi, Ning Ita Lahirkan Kampung-Kampung UMKM Mandiri

Foto Di Tengah Pandemi, Ning Ita Lahirkan Kampung-Kampung UMKM Mandiri

Foto Di Tengah Pandemi, Ning Ita Lahirkan Kampung-Kampung UMKM Mandiri

MOJOKERTO,INDEXBERITA.COM-PandemiCovid-19 telah melanda seluruh pelosok negeri sejak satu tahun terakhir. Perekonomian mengalami kehancuran hingga banyaknya masyarakat yang di rumahkan. Melihat permasalahan tersebut, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari getol membangkitkan pelaku usaha agar tetap bertahan sekaligus menciptakan wirausaha baru melalui pemberdayaan masyarakat yang dikemas dalam berbagai pelatihan dan inkubasi wirausaha.

 

“Sebenarnya, program-progran pelatihan bagi pelaku usaha dan masyarakat sudah kami lakukan sejak 2019. Hanya saja, saat dilanda pandemi seperti ini, kondisinya pun berubah. Oleh karena itu, kami pemerintah daerah terus meningkatkan jumlah pelatihan-pelatihan dalam memberdayakan masyarakat. Kalau dulu pelatihan hanya untuk pelaku usaha yang sudah punya usaha, sekarang tidak begitu. Semua orang bisa ikut pelatihan meskipun belum memiliki usaha,” kata Wali Kota Ika Puspitasari, Selasa (6/4/2021).

READ  Danrem 082/ CPYJ Melalui Vidcon Hadiri Rapat Program Serbuan Vaksin Tahap II

 

Untuk tahun ini, kata wali kota yang akrab disapa Ning Ita ini, Pemerintah Kota Mojokerto menyasar 350 orang maupun Industri Kecil Menengah (IKM). Serta, 6.000 peserta di 300 IKM untuk mendapatkan pelatihan. Hal ini, merupakan langkah-langkah strategis demi membangkitkan perekonomian di tengah pandemi Covid-19. Utamanya dengan memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal agar dapat naik kelas sehingga mampu bersaing dengan produk-produk unggulan dari daerah lain.

 

“Tahun 2020 hingga 2021, pemerintah daerah telah menjalankan program inkubasi wirausaha dalam bentuk pendampingan dan pemberian modal usaha melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2021 secara berkelanjutan. Adapun bukti konkret hasil dari pendampingan UMKM tersebut adalah masuknya produk-produk UMKM lokal di pasar modern. Baik pada bidang kuliner, craft maupun suvenir,” jelas wali kota perempuan pertama di Mojokerto ini.

READ  Masyarakat Jombang Apresiasi Polri, Ujian Praktek SIM Lebih Mudah

 

Adapun pemberdayaan melalui pelatihan dan inkubasi yang selama ini dilakukan oleh Pemerintah Kota Mojokerto di antara seperti, pelatihan meningkatkan keterampilan IKM jajanan tradisional, pelatihan leather craft, pelatihan teknik ECO print, pelatihan kerajinan Shibori, peningkatan ketrampilan bordir, pelatihan pembuatan anyaman bambu, pelatihan pembuatan suvenir cor kuningan, pembuatan suvenir berbahan fiber, business matching IKM Alas Kaki, pelatihan pendampingan inkubasi wirausaha dan masih banyak lainnya.

 

Kedepan, hasil dari pemberdayaan melalui pelatihan dan inkubasi bagi masyarakat tidak hanya mampu menembus pasar modern saja. Melainkan juga dapat melahirkan kampung-kampung UMKM mandiri yang memiliki ciri khas produk lokal masing-masing sehingga dapat menarik wisatawan luar. Misalnya saja, kampung UMKM Batik Majapahit, kampung UMKM Alas Sepatu, kampung UMKM Alas Sandal, kampung UMKM Onde-onde, kampung UMKM Hidroponik, kampung UMKM suvenir berbahan fiber, kampung UMKM suvenir cor dari kuningan dan maaih banyak lainnya.

READ  Ini Kata Yoni Saat Mendaftar Di KPU target kemenangan minimal diatas 50 persen.

 

“Karena sebentar lagi Kota Mojokerto akan menjadi Kota Pariwisata, maka kami ingin partisipasi dari masyarakat untuk ikut andil dalam pembangunan kota ini melalui produk-produk lokal UMKM. Nah, melalui produk-produk UMKM tersebut kami ingin kategorikan masing-masing. Sehingga, kalau ada pengunjung atau wisatawan yang singgah dan ingin melihat proses pembuatan produk lokal, kita bisa arahkan langsung ke kampung UMKM yang dimaksudkan,” pungkasnya. (Syim/ADV)

Share :

Baca Juga

Dandim 0815 Ajak Tokoh Ajarkan Generasi Muda Moralitas Dan Cinta Tanah Air

Daerah

Dandim 0815 Ajak Tokoh Ajarkan Generasi Muda Moralitas Dan Cinta Tanah Air

Daerah

Babinsa Kedunggede Koramil 0815/14 Dlanggu Kawal Distribusi Benih Kedelai

Daerah

Danrem 082/CPYJ Menyambut Kunker Panglima TNI Di Mojokerto.

Daerah

Pemberdayaan mantan Napiter dalam giat TMMD Ke 109 TA 2020 Lamongan
Babinsa Wonosari Koramil 0815/12 Ngoro Dampingi Petani Pengolahan Lahan

Daerah

Babinsa Wonosari Koramil 0815/12 Ngoro Dampingi Petani Pengolahan Lahan

Daerah

DPRD Kota Mojokerto Gelar Rapat Laporan Pansus Tahun 2020 Terkait Penanganan Covid -19

Daerah

Danramil 0815/16 Pacet Bersama Forpimka Terima KKN-PPM Mahasiswa UNIPA Surabaya

Daerah

Danrem 082/CPYJ Berikan Pengarahan kepada Para Dandim
?>