Home / Daerah

Rabu, 29 September 2021 - 10:47 WIB

Danrem 082/CPYJ Ikuti Evaluasi PPKM Tempat Wisata Dan PTM

Danrem 082/CPYJ Ikuti Evaluasi PPKM Tempat Wisata Dan PTM

Danrem 082/CPYJ Ikuti Evaluasi PPKM Tempat Wisata Dan PTM

Danrem 082/CPYJ Ikuti Evaluasi PPKM Tempat Wisata Dan PTM

MOJOKERTO,INDEXBERITA.COM— Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, angka kasus Covid-19 harian di Jawa dan Bali turun 98 % per 26 September 2021, jika dibandingkan dengan puncak kurva gelombang kedua pada 15 Juli 2021.

 

“Angka kasus harian 26 September 2021 itu 864, jika dikurangi dengan kasus hari ini lebih rendah lagi setara dengan kasus 6 Juli 2021,”ujarnya

 

Begitu pula kasus aktif di Jawa Bali juga tercatat menurun 96 %, jika dibandingkan dengan puncaknya yaitu 24 Juli 2021.  Data Satgas Penanganan Covid – 19 menunjukkan per 26 September 2021 kasus aktif di wilayah Jawa Bali mencapai 15.895 atau kurang lebih setara dengan 27 Juni 2020 yang mencapai 16.362.

READ  Sinergi Babinsa Koramil Magersari - Bahabinkamtibmas Kawal Penyaluran BST

 

Luhut mengingatkan, potensi kenaikan kasus positif Covid-19 masih bisa terjadi sewaktu-waktu, hal itu disebabkan oleh kerumunan masyarakat yang masih terjadi di tempat-tempat wisata.

 

“Kejadian di Pangandaran  terjadi pelonjakkan wisata lebih dari 10.000 orang yang datang hari minggu kemarin walaupun ditempat wisata sudah diatur sedemikian rupa,”jelasnya

READ  Dandim Tuban Baksos Bareng dengan Sejumlah Komunitas dan Perguruan Pencak Silat

 

Kejadian tersebut harus menjadi perhatian bagi masyarakat dan aparat keamanan sehingga kejadian serupa tidak terulang.   Tapi Menko Marves masih dapat memaklumi dengan terjadinya penumpukan masyarakat di tempat wisata.

 

“Mungkin masyarakat sudah sangat lelah tinggal dirumah, hal ini harus kita sama-sama perhatikan karena berbahaya jika tidak ditangani dengan baik,” tambahnya

 

Begitu juga kedatangan orang asing dari luar negeri masih terus dilakukan pengetatan.

 

“Proses karantina 8 hari kita terap lakukan, karena hasil epidemiologi 2 hari langsung bereaksi kalau terkena vaksin Delta,”jelas Menko

READ  Ning Ita Jelaskan Skema New Normal Kota Mojokerto pada Webinar Forum Kota Mojokerto Sehat

 

Sedangkan untuk kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) memiliki tantangan tersendiri.   PTM terpaksa kembali dilakukan, mengingat Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dinilai tidak efektif dan berdampak permanen.

 

“Sistem yang dibangun Kemenkes dan Kemendikbud sudah baik,  bahwa ada tantangan disana sini ya, tapi kita lebih takut dan ngeri lagi kalau generasi yang akan datang menjadi bodoh,”jelasnya

 

Turut hadir dakam kegiatan ini, Menkes, Mendikbud, Menpar, Mendagri, Menkominfo, Kepala BNPB, Panglima TNI dan Kapolri.

 

Rakor juga diikuti secara Vicon oleh, Para Gubernur, Pangdam, Kapolda, Danrem, Bupati/Walikota, Dandim dan Kapolres Se Jawa Bali.

(Penrem CPYJ)

Share :

Baca Juga

Daerah

Korem 082/CPYJ Gelar Komsos Dengan Komponen Bangsa Lainnya

Daerah

Kesehatan Penting Bagi Prajurit, Anggota Makorem 082/CPYJ Lakukan Rikkes Berkala

Daerah

Peringatan HPN 2023, ini Pesan PWI, Walikota dan Wakil Bupati Kedepannya.

Daerah

Danramil 0815/19 Magersari Pimpin Upacara Di Yayasan Permata

Daerah

Jelang Arus Balik Idul Firtri,Polres Mojokerto Kota Dirikan 8 Pos
Upacara Serah Terima Jabatan Komandan Kodim 0815 Mojokerto

Daerah

Upacara Serah Terima Jabatan Komandan Kodim 0815 Mojokerto

Daerah

Pelayanan Puskesmas Trowulan Tetap Buka,Kepala Tersebut Terpapar Positif Covid-19

Daerah

Ketua DPRD Kota Mojokerto Menggelar Reses Ada Lima Hal Yang Penting Pokir.
?>