Home / KESEHATAN

Selasa, 6 Agustus 2024 - 17:56 WIB

Bupati Mojokerto Beri Edukasi Kesehatan di Kegiatan SEHATI dan SEJOLI di Desa Gembongan

Utama

Foto. Bupati Mojokerto Beri Edukasi Kesehatan di Kegiatan SEHATI dan SEJOLI di Desa Gembongan

Mojokerto.Indexberita.com Selasa, 06 Agustus 2024, Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, memberikan edukasi kepada lansia, ibu hamil, dan para ibu balita dalam kegiatan SEHATI (Selasa Sehat Turunkan Stunting AKB dan AKI) dan SEJOLI (Selasa Sehat Jaga Lansia Mandiri) di Balai Desa Gembongan, Kecamatan Gedeg. Acara yang berlangsung dari pukul 15.30 hingga 17.30 WIB ini, dihadiri oleh berbagai pejabat daerah dan masyarakat setempat.

Dalam pidatonya, Bupati Ikfina menekankan pentingnya gizi seimbang bagi ibu hamil, yang dapat diukur melalui lingkar lengan atas (LILA) yang tidak boleh kurang dari 23,5 cm. Setelah melahirkan, bayi wajib diberikan ASI eksklusif selama 6 bulan, kemudian dilanjutkan dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bergizi seimbang tinggi protein. Setelah usia 1 tahun, anak-anak perlu diberikan makanan dengan porsi dan menu seperti orang dewasa yang bergizi seimbang.

READ  Bupati Mojokerto Hadiri Program Jum'at Bangkit untuk Pembinaan Kesehatan Pegawai

“Lansia harus mandiri dalam melakukan aktivitas sehari-hari dan perlu rutin memeriksakan kesehatannya, seperti tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat,” jelas Bupati Ikfina. Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berupaya menurunkan angka stunting hingga nol, serta menekan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB).

“Kata kunci stunting adalah kurang gizi. Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang. Bahaya stunting bisa berdampak pada kecerdasan yang lebih rendah 20% dari standar ketika dewasa. Batas perkembangan otak anak adalah sampai usia 5 tahun. Jadi, masa kehamilan hingga anak usia 5 tahun sangat penting untuk perkembangan otak anak. Karena itu, ibu hamil tidak boleh kekurangan gizi,” kata Bupati Ikfina.

READ  TP PKK Kabupaten Mojokerto Gelar “Aksi Bergizi Minum Susu” di SMP PGRI 1 Puri

Bupati Ikfina juga menghimbau para ibu balita dan lansia untuk rutin ke posyandu dan mengikuti senam lansia. “Senam lansia bisa meningkatkan daya tahan tubuh dan menghilangkan stres. Penyakit tertinggi saat ini adalah hipertensi dan diabetes melitus, sehingga lansia harus menjaga pola makan sehat,” tambahnya.

READ  KEGIATAN DONOR DARAH DI ASTON INN JEMURSARI SUKSES DISELENGGARAKAN

Kepala Desa Gembongan, Bapak Waras, menyampaikan terima kasih atas kehadiran rombongan Bupati. Ia melaporkan bahwa pada tahun 2024, Desa Gembongan memiliki jumlah penduduk 3.943 jiwa, dengan 10 ibu hamil, termasuk 1 ibu hamil berisiko tinggi, dan 2 ibu hamil Kekurangan Energi Kronis (KEK). Terdapat 195 balita, tanpa kasus stunting atau gizi kurang. Desa Gembongan juga memiliki 590 lansia dan 4 posyandu aktif.

Hadir dalam acara ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, Camat Gedeg beserta TP PKK Kecamatan Gedeg, Kepala Desa beserta TP PKK Desa Gembongan, Kapolsek Gedeg, Danramil Gedeg, Kepala DP2KBP2, serta Kepala Puskesmas Gedeg beserta staf.(Syim)

Share :

Baca Juga

KESEHATAN

RSUD Jombang Terapkan K3 untuk Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan

KESEHATAN

Bupati Mojokerto Edukasi Ibu Hamil dan Lansia dalam Program SEHATI dan SEJOLI di Desa Manduro

KESEHATAN

Dinas Kesehatan Mojokerto Gencarkan Program SUJU, Wakil Bupati Tekankan Pentingnya Cegah Stunting Sejak Dini

KESEHATAN

Bupati Mojokerto Hadiri Program Jum’at Bangkit untuk Pembinaan Kesehatan Pegawai

KESEHATAN

Dinkes Mojokerto Raih Penghargaan Kesehatan Lingkungan Terbaik se-Jatim

KESEHATAN

Pemilik RS Mata Undaan Periksa dan Bagi Kacamata Gratis di Pare

KESEHATAN

Aksi Bergizi dan GERCEP Penurunan Stunting Digelar di SMPN 2 Mojoanyar, Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto Berikan Edukasi Gizi Remaja

KESEHATAN

JUM’AT CERIA di SMPN 2 Gondang: Edukasi Anemia dan Senam Bersama dengan Ibu Bupati Mojokerto
?>