Home / Daerah

Kamis, 23 September 2021 - 22:03 WIB

Bupati Gelontorkan Bansos ke Pengrawit Kabupaten Mojokerto

Foto.Bupati Gelontorkan Bansos ke Pengrawit Kabupaten Mojokerto

Foto.Bupati Gelontorkan Bansos ke Pengrawit Kabupaten Mojokerto

Foto.Bupati Gelontorkan Bansos ke Pengrawit Kabupaten Mojokerto

MOJOKERTO.INDEXBERITA.COM Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Mojokerto Bupati Ikfina Fahmawati, menyerahkan bansos sembako kepada para pengrawit (penabuh gamelan seni Karawitan). Bansos yang digulirkan beberapa hari berturut-turut (21-24 September), diterima oleh kurang lebih 324 penerima dari beberapa wilayah.

Mulai dari Eks Pembantu Bupati Mojokasri (Dawarblandong, Jetis, Kemlagi, Gedeg) sebanyak 103 penerima, Eks Pembantu Bupati Jabung (Gondang, Pacet, Trawas, Jatirejo) 62 penerima, Eks Pembantu Bupati Mojokerto (Trowulan, Sooko, Puri, Bangsal, Mojoanyar) 84 penerima, dan Eks Pembantu Mojosari (Dlanggu, Kutorejo, Mojosari, Pungging, Ngoro) 75 penerima. Bansos sembako dimaksudkan untuk membantu para pengrawit yang tidak bisa berkegiatan kesenian, karena dampak pandemi Covid-19.

READ  Gubernur Khofifah dan Wabup Pungkasiadi Tinjau Banjir Desa Tempuran Kecamatan Sooko Banjir Dipicu Sumbatan Sampah Ranting

Pada arahannya terkait kondisi terkini Covid-19, Bupati Ikfina mendorong agar cakupan vaksinasi di Kabupaten Mojokerto terus dipercepat. Vaksinasi sangat penting untuk membentuk kekebalan komunal (herd immunity). Bupati juga mengimbau kepada masyarakat yang hadir agar segera melakukan vaksin, untuk menghindari risiko tertular maupun menularkan Covid-19.

“Saya mohon bagi yang belum vaksin, tolong segera laksanakan. Vaksin sangat penting untuk keselamatan, keamanan dan kenyamanan bersama. Semua dapat diwujudkan melalui vaksinasi secara general dengan minimal pencapaian 63%. Kita akan terus percepat itu. Dalam seminggu ini, kita berusaha target bisa jalan hingga 20.000 vaksin per hari,” tegas bupati.

READ  Kasilog Korem 082/CPYJ beserta Tim Tinjau Hibah Bangunan Kodim 0813/ Bojonegoro

Bupati juga mengajak warga masyarakat agar jangan bertumpu pada satu hal saja, yakni kapan pandemi Covid-19 selesai. Alasannya kuat, orang nomor satu di Kabupaten Mojokerto ingin tercipta perubahan pola pikir dari ‘menunggu’ menjadi ‘berusaha menyesuaikan’. Selain langkah percepatan vaksinasi, bupati mendorong warga masyarakat bisa hidup tetap produktif, ulet namun tetap aman dari Covid-19.

Bukan tanpa sebab, Badan Kesehatan Dunia (WHO) sendiri bahkan belum bisa memprediksi kapan pandemi Covid-19 pergi. Virus ini bisa saja berubah sifat dari pandemi, menjadi endemi layaknya flu biasa. Dengan kata lain, manusia lah yang harus bisa beradaptasi dan hidup menyesuaikan keadaan. Apalagi, saat ini stok vaskin Covid-19 Kabupaten Mojokerto, terpantau aman dan cukup.

READ  Peringatan HUT Ke-71 Korem 082/CPYJ Di Tandai Do'a Dan Potong Tumpeng.

“Pada tahun 2021, Covid-19 kembali naik dengan varian bernama Delta. Varian ini memicu penurunan saturasi oksigen. Padahal tahun 2020 lalu ketika masih varian Alpha, kenaikannya tidak sehebat di 2021. Vaksin kita stoknya cukup. Jadi Meski angka kasus cenderung turun, vaksinasi harus terus ditingkatkan dan dipercepat. Pandemi Covid-19 pada suatu saat nanti, bisa menjadi endemi. Ubah mindset kita. Biar pandemi ini masih ada, namun kita terus hidup sehat, produktif dan tetap aman,” pesan bupati.(Syim)

 

Share :

Baca Juga

Di Yonif Para Raider 503/Kostrad, Prajurit Korem 082/CPYJ Asah Kemampuan Menembak

Daerah

Di Yonif Para Raider 503/Kostrad, Prajurit Korem 082/CPYJ Asah Kemampuan Menembak

Daerah

Pembangunan JUT, Lokasi TMMD Imbangan 105 Mojokerto

Daerah

Tim Pengkaji Korem Tinjau Mobil Ambulance Hibah Dari BRI

Daerah

Pejabat Teritorial Korem dan Kodim Jajaran Korem 082/CPYJ Terima Bimnis Penggunaan Aplikasi PIT Pusterad

Daerah

Sinergi TNI-Polri Di Mojokerto Raya Kawal Vaksinasi, Dandim 0815/Mojokerto Divaksin Perdana

Daerah

Tekan Penyebaran Covid-19, Polresta Mojokerto Semprotkan Desinfektan ke rumah warga yang terpapar

Daerah

Korem 082/CPYJ Pasang Strategi Jemput Bola Percepat Vaksinasi

Daerah

Pete Jawa Rasa Timun, Inovasi Bagi Pekerja Wanita di Kota Mojokerto Masuk 45 Kovablik Jatim 2020
?>